Laba-laba
Posted On 16 September 2026

“Hidup itu berproses, tidak perlu banyak protes.” -Rio, Scj.
Sambil menikmati kopi, terlihat di antara pohon manggis dan pohon buah naga itu, seekor laba-laba sedang memperbaiki jaringnya. Sudah hampir selesai seperti semula. Tanganku iseng melempar ranting ke jaring laba-laba itu dan rusak lagi. Selang beberapa menit laba-laba itu bergerak memperbaiki jaringnya kembali. Tidak ada kemarahan dan tak ada kata menyerah, atau pergi. Coba itu kita pasti kepala kita langsung bertanduk alias marah.
Laba-laba itu mengajari kita 3 keutamaan agar hidup jadi luar biasa.
- Pertama: Sabar. Sabar itu memang ada batasnya. Orang yang sabar itu tidak mencari kesalahan, tapi menerima dengan ikhlas semua hal yang terjadi. Termasuk kenyataan hidup yang tidak baik-baik saja. Fokusnya bukan menyalahkan, tapi memperbaiki. Kita memang tidak bisa mengendalikan semua, tapi yang bisa kita buat adalah menerima dan beradaptasi. Memperbaiki yang bisa diperbaiki, dan mencari peluang dalam setiap peristiwa yang terjadi untuk bertumbuh dan berkembang.
- Kedua: “Positif thinking.” Seperti laba-laba itu yang tidak menyerah, meski jaringnya dirusak. Yang ada dalam pikirannya adalah jaringnya itu rusak oleh makanan yang lebih besar. Karena setiap mangsa yang menempel pasti jaring laba-laba itu bergerak dan akan koyak. Ternyata pikiran positif membuat laba-laba itu tidak mudah menyerah. Selalu ada harapan dari setiap usaha dan perjuangan.
- Ketiga: Percaya kebaikan itu akan selalu datang. Meski ratusan kali harus memperbaiki jaringnya, laba-laba selalu mempunyai keyakinan dan kepercayaan, makanan itu akan datang. Hidup pun hendaknya begitu. Yakinlah setiap hal yang terjadi dalam lembaran hidup kita sebenarnya Tuhan sedang membentuk kita. Tuhan sedang merendra hidup kita agar indah pada waktunya. Kalau nyatanya hidup kita sekarang belum indah mungkin waktunya saja yang belum tepat. Percaya dan mengusahakan yang terbaik saja. Pasti kebaikan itu akan mendatangi.
Deo gratias.
Rm RP Rio, Scj
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.