Ad Maiora Natus Sum

“Segala sesuatu ini aku lakukan karena Injil, supaya aku mendapat bagian dalamnya” (1 Kor 9: 23).

Apa yang diwartakan oleh Santo Paulus mengajarkan kepada kita tentang kerendahan hati seorang pewarta Sabda yang rela menomorduakan hak-hak pribadinya agar Injil dapat diwartakan dan banyak jiwa diselamatkan. Ia tidak menjadikan pelayanan sebagai sarana mencari keuntungan diri, melainkan sebagai jalan untuk membawa banyak jiwa kepada keselamatan.

Dalam pelayanannya, Paulus berusaha menyesuaikan diri dengan orang-orang yang ia jumpai. Ia belajar berempati, memahami, dan masuk ke dalam cara berpikir mereka yang ia wartakan. Hal ini tidak mudah, tapi ia dimampukan oleh rahmat Allah yang menyertainya.

Sering kali kita tanpa sadar mencari keuntungan dari apa yang kita lakukan, baik berupa kenyamanan, kebahagiaan, kekayaan, maupun kesuksesan. Sebagai orang Katolik, kita dipanggil kepada sesuatu yang lebih luhur. ‘Ad maiora natus sum’, kita dilahirkan untuk menghadirkan keselamatan bagi jiwa-jiwa yang membutuhkan pertolongan. Kita diajak untuk berani berkorban demi sesama, sebagaimana telah diteladankan oleh Yesus. Dalam setiap pengorbanan yang dilakukan dengan kasih, Tuhan menganugerahkan sukacita sejati dan buah keselamatan yang melampaui kepentingan diri sendiri.

Fr. Markus Maria, CSE

Jumat, 11 September 2026
1 Kor 9: 16-19.22-27 Mzm 84: 3-6.12 Luk 6: 39-42

Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
https://www.renunganpkarmcse.com