Hidup Baru dalam Kristus

Menjadi murid Kristus tidak terlepas dari kepercayaan agar kita menjaga dan menghidupi kebenaran itu dalam keseharian. Kebenaran yang dihidupi itu bisa dalam berbagai bentuk, seperti bersikap objektif, terus terang dalam menyampaikan kebenaran, dan tidak takut mengakui kesalahan. Semua ini jadi identitas murid Kristus. Rasul Paulus menambahkan, kepercayaan yang diberikan Kristus kepada kita, sehingga dipercayakan rahasia Allah (1 Kor. 4:1).
Sebagai murid Kristus yang mendapat kepercayaan, kita diajak hidup baru di dalam-Nya. Untuk meninggalkan cara hidup lama dan menerima cara hidup baru di dalam Kristus, “Tidak seorang pun menuang anggur yang baru ke dalam kantong kulit yang lama” (Luk. 5: 37).
Hidup baru dalam Kristus telah dihidupi terlebih dahulu oleh Bunda Maria. Ketaatannya kepada Allah dalam misteri inkarnasi menunjukkan hidup baru yang berani dipilih dalam kehidupannya, meskipun harus menanggung risiko yang besar. Karena percaya kepada Allah, ia dengan teguh menerima dan menjaga Kristus sebagai Anaknya. Keteladanan Bunda Maria yang setia itu mendorong kita untuk menghidupi semangatnya dalam keseharian.
Apakah kita setia menghidupi identitas sebagai murid Kristus?
“Tuhan Yesus, Engkau selalu menaruh kepercayaan kepada kami untuk ikut serta dalam karya penyelamatan-Mu. Dampingilah kami untuk tetap setia menghidupi semangat pemuridan dalam kehidupan kami setiap hari. Amin.”
Ziarah Batin
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.