Jadilah Pewarta Kabar Sukacita

Panggilan hidup yang diemban semua umat beriman mempunyai keterkaitan erat dengan Allah. Pekerjaan dan panggilan hidup itu jadi sarana untuk memuliakan Tuhan, serta jadi wadah Tuhan menumbuhkan karya keselamatan.

Paulus mewartakan Tuhan yang memberikan karunia yang berbeda-beda kepada kita (1 Kor. 3: 5) untuk satu tujuan yang sama. Paulus menekankan, bahwa keselamatan adalah milik semua orang. Kita dengan macam-macam karunia itu mempunyai panggilan kepada keselamatan di dalam Allah.

Dalam Injil, Yesus menegaskan Kerajaan Allah mesti dialami oleh semua orang, bukan hanya milik kelompok tertentu. Hal itu ditunjukkan oleh Yesus dengan sikap tegas-Nya, ketika Ia ditahan oleh orang-orang di Kapernaum untuk tidak pergi dari tempat itu. Yesus berkata, “Untuk kota-kota lain juga Aku harus memberitakan Injil Kerajaan Allah …” (Luk. 4: 43). Sebagaimana Yesus dan Paulus mewartakan kabar gembira keselamatan kepada semua orang, kita pun dipanggil untuk jadi penyalur kabar gembira kepada sesama di dalam panggilan hidup masing-masing.

Apakah kita siap jadi pewarta kabar sukacita di dunia ini? Ataukah kita hanya menampung sukacita Kerajaan Allah untuk diri sendiri dan kelompok kita?

Tuhan Yesus, Engkaulah sukacita kami. Mampukanlah kami jadi pewarta sukacita-Mu bagi sesama, kaum kecil dan lemah, di tengah-tengah dunia ini. Amin

Ziarah Batin