Menerima dan Merawat Kemerdekaan NKRI
Mosaik Serpihan Kelana -30
Pemburu Jejak Angin
Simply da Flores

Bangsa ini diwariskan dengan nyawa cinta
dari Sang Ilahi kepada para leluhur
dari para orangtua pendahulu kepada kita anak cucu
Negeri ini berkah Sang Pencipta
diwariskan para Nenek moyang
dan dipinjamkan anak cucu generasi
Negara Republik ini
diperoleh dengan korban harta, darah, dan nyawa
Kita terima dengan senyum untuk diisi
bekerja dan berdoa meraih masa depan
Berdaulat adil sejahtera lahir batin
Indonesia merdeka maju adil makmur sejahtera jaya
Sudah 81 tahun NKRI diproklamasikan
Kita merdeka dari para penjajah saat itu
Kita bangga sebagai penerus bangsa dan pewaris NKRI
Dalam lembaran sejarah setiap kita menulis fakta
meskipun ada panggung sandiwara dengan sejuta topeng
biar pun ada kreasi kata dan peran tercipta
Tanah air memeluk kebenaran setiap pribadi pewaris negeri
Langit negeri Nusantara merekam siapa patriot atau pengkhianat bangsa
Sedangkan kemajuan zaman menawarkan kreasi dunia digital
Menerima kemerdekaan bangsa dan NKRI
sepertinya jauh lebih gampang
ketika dibanding berjuang hingga korbankan jiwa raga oleh para pahlawan
demi mengusir penjajah dan lepaskan belenggu lara derita nasib bangsa
Ada yang pernah mencatat amanah
“Perjuangan kami mengusir penjajah memang berat
Tetapi…
jauh lebih berat itu perjuangan kalian generasi penerus Untuk melawan penjajah dari bangsa sendiri
ketika harus bekerja mengisi kemerdekaan demi meraih cita-cita proklamasi NKRI”
Jangan sekali-kali melupakan sejarah
Belajar dari sejarah untuk membuat keputusan terbaik saat ini
Dan buatlah keputusan bijaksana hari ini untuk warisan sejarah bagi generasi berikut
Bangsa dan tanah air ini adalah anugerah Sang Ilahi
diterima dan diwariskan para leluhur pendahulu
dipinjamkan oleh anak cucu generasi pewaris masa depan
Apakah korupsi dan cara hidup maling adalah cita proklamasi dan warisan luhur bagi anak cucu
Menguras kekayaan alam demi kenikmatan pribadi dan kelompok
bahkan menjual tanah air kepada pemodal asing yang rakus tamak
Inikah bukti cinta bangsa dan fakta kekayaan NKRI?
Roda waktu terus berjalan dalam dinamika perubahan
Pejabat negara silih berganti menjalankan pembangunan negara
Nasib rakyat bangsa ini terus bergeliat
banyak suka duka telah dialami
Namun…
hari ini semakin bergelora gugatan rakyat atas lara derita nasibnya
Jawaban para pejabat beraneka ragam diciptakan
tetapi jarak fakta dan kata semakin jauh melebar
Entah apakah benar dan masih sungguh berguna amanat para pahlawan bangsa dan pendiri NKRI
Sajian informasi di sosial media sering berbeda dengan fakta nasib rakyat sehari-hari
Benarkah NKRI akan menoreh Indonesia Emas
dengan fakta nasib mandiri rakyat
dan kehidupan bangsa sejahtera
serta negara jaya adil makmur?
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.