Berjaga-jaga dengan Mencintai Hal-hal Kecil

“Sedangkan gadis-gadis yang bijaksana itu membawa pelitanya dan juga minyak dalam buli-buli mereka” (Mat 25: 4).

Narasi Injil tentang perumpamaan gadis bijaksana dan gadis bodoh menegaskan pentingnya sikap berjaga-jaga dan bersiap secara rohani menghadapi kedatangan Yesus yang tidak terduga. Tidak seorang pun tahu pasti kapan Tuhan datang, sehingga kita dipanggil untuk selalu waspada dan tidak bermalas-malasan. Gadis yang bijaksana membawa pelita sekaligus cadangan minyak, sedangkan gadis bodoh hanya membawa pelita tanpa minyak cadangan. Melupakan hal kecil, yaitu membawa minyak, berakibat fatal.

Kita sering kali terlalu fokus pada hal-hal besar, tapi lupa memperhatikan hal-hal kecil. Padahal, kesuksesan dalam perkara besar sering kali bermula dari kesetiaan mencintai hal-hal kecil.

Yesus mengajak kita untuk berjaga-jaga dengan mencintai hal-hal kecil. Keutamaan ini juga tercermin dalam hidup St. Agustinus. Ia jadi seorang Filsuf dan Teolog besar, karena memulai dari hal-hal kecil: meluangkan waktu setiap hari untuk belajar, berdiskusi, dan berdoa.

Barang siapa setia dalam perkara kecil, kepadanya akan dipercayakan perkara yang besar.

Sr. M. Ignatia, P. Karm

Jumat, 28 Agustus 2026
1 Kor 1: 17-25 Mzm 33: 1-2.4-5.10-11 Mat 25: 1-13

Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
https://www.renunganpkarmcse.com