The Queen Mother

“Barang siapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barang siapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan” (Mat 23: 12).

Dalam Kerajaan Yehuda, istri Raja bukanlah Ratu yang utama, karena Raja biasanya memiliki banyak istri. Kedudukan wanita tertinggi diberikan kepada Ibunda Raja, yang menyandang gelar Gebirah, Sang Ibu Agung.

Banyak kuasa yang diberikan kepada seorang Gebirah. Salah satunya adalah kuasa sebagai perantara. Rakyat yang merasa diri tidak pantas untuk menghadap Raja kerap menyampaikan permohonannya kepada Sang Ibu, yang akan meneruskannya kepada Putranya sedemikian rupa, sehingga tidak mungkin ditolaknya.

Kita sungguh bersyukur memiliki Bunda Maria sebagai Ratu kita. Ia dipercayakan kekuasaan yang sangat besar, karena ia adalah pribadi yang paling rendah hati dan tidak pernah mencari kepentingannya sendiri. Oleh karena itu, Maria pasti akan menggunakan semua kekuasaannya untuk membantu kita, putera-puteri yang sangat dikasihinya.

Marilah kita datang kepada Maria dengan penuh cinta dan pengharapan.

Fr. Paulus, CSE

Sabtu, 22 Agustus 2026
Yeh 43: 1-7 Mzm 85: 9-14 Mat 23: 1-12

Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
https://www.renunganpkarmcse.com