Allah yang Mengambil Inisiatif

Adapun hal Kerajaan Surga sama seperti seorang Tuan rumah yang pagi-pagi benar ke luar mencari pekerja-pekerja untuk kebun anggurnya (Mat 20: 1).
Ayat ini menyingkapkan dengan lembut wajah kasih Allah. Seperti Tuan rumah yang ke luar pagi-pagi benar untuk mencari pekerjaan, demikianlah Tuhan mendekati hidup kita. Ia tidak menunggu kita datang dengan kesiapan yang sempurna. Ia sendiri yang melangkah lebih dahulu, mencari, memanggil, dan mengundang kita masuk dalam karya kasih-Nya. Bahkan sejak awal hidup kita, dalam diam dan keseharian, Tuhan telah hadir dan dengan sabar mengetuk pintu hati kita.
Di hadapan kebenaran ini, kita diajak hening sejenak dan merenung: hidup beriman bukan pertama-tama tentang usaha kita menemukan Tuhan, melainkan tentang kesediaan kita menjawab Dia yang lebih dahulu memanggil. Pertanyaan yang patut kita bawa dalam doa bukan lagi, “Apakah Tuhan memanggilku?” Melainkan, “Sudahkah aku sungguh peka dan mau menjawab panggilan-Nya hari ini?”
Tuhan kembali datang mencari kita. Dalam setiap peristiwa, setiap bisikan hati, Ia mengundang kita untuk bangkit dan melangkah bersama-Nya.
Akankah kita tetap tinggal dalam keraguan, atau berani membuka hati dan dengan setia bekerja di kebun anggur-Nya?
Endang
Rabu, 19 Agustus 2026
Yeh 34: 1-11 Mzm 23: 1-6 Mat 20: 1-16
Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
https://www.renunganpkarmcse.com
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.