Di Manakah Jiwamu Kelak?

“Ketika hidup di dunia, setiap jiwa diberi kesempatan untuk memilih, tempat manakah yang diinginkan oleh jiwanya kelak; hidup dalam keabadian atau mengalami siksaan kelak?”

“Bagaimana menentukan pilihan yang tepat?”

Dalam Injil, Yesus memberitahukan caranya, yakni: “Setiap orang yang mau mengikuti Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya, dan mengikuti Aku. Karena barang siapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tapi barang siapa kehilangan nyawanya, karena Aku, ia akan memperolehnya. Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tapi kehilangan nyawanya?”

Firman Tuhan mengingatkan kita, bahwa:

  • 1) Percaya kepada Tuhan dan melaksanakan firman-Nya adalah jalan lurus dan benar menuju pada keselamatan jiwa kelak di akhirat;
  • 2) Harta benda yang kita miliki di dunia ini adalah baik, tapi semuanya akan kita tinggalkan. keselamatan jiwa ini tidak bisa dibayar dengan uang dan harta, tapi dengan seberapa besar kita percaya kepada Tuhan dan melakukan kebaikan;
  • 3) Adalah kebahagiaan, bila seseorang meminta Tuhan memberinya bahu yang kuat untuk memikul salibnya, karena sesungguhnya salibnya yang dipikul demi nama Tuhan itulah yang akan jadi jembatan penghubung antara jiwanya dan Surga.

Bilapun Anda rugi semua harta demi mempertahankan Yesus di dalam hati dan hidup ini, maka lakukanlah, karena hanya Yesuslah yang akan menyelamatkanmu kelak.

Monsignor Inno Ngutra, Pr