Aman dalam Genggaman Tangan Tuhan

“Ketika engkau memanggil nama Tuhan dalam doa-doamu, Ia akan datang memegang tanganmu dan memeluk erat tubuh dan jiwamu.”
Ada kisah menarik; ketika melewati sungai yang berbanjir, seorang anak mulai ketakutan mengikuti langkah pelan Ayahnya di dalam air sambil menahan derasnya air yang menerpa kakinya. Seketika anak itu meraih tangan Ayahnya, tapi dengan cekatan sang Ayah menampik tangan anaknya, dan berbalik meraih tangan anaknya dengan tangannya yang kekar. Akhirnya keduanya bisa menyebrang sungai yang banjir itu dan sampai ke tepian.
Setelah keluar dari sungai, anak itu penasaran dengan tindakan Ayahnya, lalu bertanya, “Ayah, mengapa tadi aku tidak bisa memegang tanganmu?”
“Nak, jika engkau memegang tangan Ayah, bisa saja terlepas, karena airnya deras dan peganganmu belum kuat. Bila Ayah yang menggengam tanganmu tidak mungkin terlepas, karena kuatnya genggaman tangan Ayah,” jawab Ayahnya
Dalam Injil, ketika Petrus berjalan di atas air, ia pun mulai tenggelam, karena karaguan dan kecemasannya, padahal yang menyuruhnya adalah Yesus, Sang Guru. Petrus pun berteriak, “Tuhan, tolonglah aku!” Yesus mengulurkan tangan-Nya memegang dia, lalu keduanya naik ke perahu.
Firman Tuhan memberi pelajaran penting bagi kita, bahwa:
- 1) Keraguan, bahwa mungkin Yesus adalah hantu membuat Petrus tenggelam, tapi kepercayaan, bahwa Yesus adalah Tuhan akan menyelamatkan. Hantu dan iblis mematikan, tapi Tuhan menghidupkan dan menyelamatkan;
- 2) Bersandar pada kemampuan sendiri mungikin Anda bisa, tapi akhirnya ada juga batasnya. Tapi dengan Anda bersandar pada Tuhan maka keselamatan akan menjadi milikmu;
- 3) Doa adalah cara Anda untuk membiarkan tangan ini digenggam erat oleh Tuhan. Meskipun ada banjir, badai, dan gelombang kehidupan, tapi bersama Tuhan Anda akan sampai ke tepian.
Akhirnya sadarlah akan yang satu ini; kecemasan dan ketakutan akan menghambatmu, bahkan akan membunuhmu pelan-pelan. Tapi hanya dengan imanlah Anda dapat mengusir ketakutan itu.
Monsignor Inno Ngutra, Pr
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.