Perjumpaan dengan Kristus yang Bangkit

Kata Yesus kepadanya: “Janganlah engkau memegang Aku” (Yoh 20: 17a).
Liturgi Gereja Katolik merayakan Pesta Santa Maria Magdalena. Apa yang dapat kita renungkan dalam perayaan ini? Dalam Injil Yohanes ini, terdapat satu aspek penting untuk kita refleksikan bersama, yaitu perjumpaan Maria Magdalena dengan Kristus yang bangkit.
Kita juga diundang untuk memperbarui perjumpaan kita dengan Kristus yang mulia, yang hadir dalam Perayaan Ekaristi. Dalam perjumpaan itu, Yesus menegaskan, bahwa Maria tidak dapat lagi menyentuh Kristus yang mulia (bdk. Yoh 20: 17).
Kristus yang bangkit telah memasuki status yang baru dan mulia, suatu Tubuh yang Mulia, tapi sekaligus nyata dan hidup bagi kita. Oleh sebab itu, kita tidak dapat lagi ‘menjamah Yesus’ dengan manusia lama kita. Sebaliknya, kita diundang untuk memasuki suatu relasi yang mesra dengan Allah Bapa dalam Roh Kudus, supaya kita jadi manusia yang baru dalam Kristus, ciptaan yang baru, serta pribadi yang rendah hati.
Mari kita berdoa, “Tuhan, jadilah kehendak-Mu. Amin.”
Rm. Serafim Maria, CSE
Rabu, 22 Juli 2026
Kid 3: 1-4 atau 2 Kor 5: 14-17 Mzm 63: 2-6.8-9; Yoh 20: 1.11-18
Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
https://www.renunganpkarmcse.com
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.