Bersama Bunda Maria di Jalan Salib Kehidupan

Bersama keluarga besar Familia Carmelitana, kita merayakan Hari Raya Santa Maria Bunda Karmel. Ia adalah Bunda Kontemplasi yang setia memanggul salib bersama Puteranya sampai akhir.
Secara manusiawi, kita berpikir, “Kasihan, ya, Bunda Maria, sampai harus dititipkan kepada para murid, untuk dijaga dan dirawat.” Padahal fakta sesungguhnya yang terjadi adalah sebaliknya: Gerejalah (para murid) yang dipercayakan kepada Bunda Maria, agar belajar jadi mempelai Kristus yang sejati. Kita diajak meneladan Bunda Maria dalam beriman, taat, rendah hati, merenungkan, dan melaksanakan Sabda Allah, serta hidup suci di hadapan-Nya.
Marilah kita, seperti Rasul Yohanes, membawa Bunda Maria ke dalam rumah dan kehidupan kita. Dengan demikian, kita sungguh dapat mengenal dan setia kepada Tuhan Yesus, terutama saat menghadapi salib, kesulitan, kebingungan, dan jalan buntu.
“Ya, Tuhan Yesus, melalui teladan Bunda-Mu, perkenankanlah aku untuk semakin mengenal dan setia kepada-Mu. Amin.”
Rm. Hieronimus a Spiritu Sancto, CSE
Kamis, 16 Juli 2026
Yes 26: 7-9.12.16-19 Mzm 102: 13-21 Mat 11: 28-30;
Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
https://www.renunganpkarmcse.com
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.