Kelana Kampung dan Kota -89
Simply da Flores
Menggugat Bumi Langit NKRI

1.
Tanah ini disebut Bumi Fajar Menyingsing
Putera-puteri Fajar bangkit berjejer di bukit dan gunung
Busur anak panah diandalkan sebagai senjata
Ada juga jerat dan racun alam disiapkan
Mereka bertekad memburu matahari
agar jangan lagi biaskan cahaya
agar tidak lagi bersinar terang
Karena…
Hari-hari terang hanya mendatangkan bencana
Para perampok menguras hasil kekayaan alam
Para pemilik senjata menindas dan membunuh anak generasi
Para penguasa mencaplok tanah warisan leluhur
Lara derita terus terjadi di bawah cahaya terang mentari
Entah sampai kapan…?

2.
Di bawah lintas Khatulistiwa
anak generasi Bumi Borneo bangkit berpekik
Para pewaris Dayak berpakaian adat
melangkah menggugat nasib tanah warisan leluhur
Mengapa pijar Khatulistiwa justru menyiksa dan mendera martabat
Di mana keadilan bagi anak cucu di hadapan penguasa dan pengusaha
Yang kaya raya
menguras sumber daya alam tanah leluhur
tetapi nasib generasi pewaris perlahan digusur lara merana
Mandau diacungkan ke langit menggugat
Tombak ditancap ke tanah menjerit
Sumpit dihembus ke udara bertanya
Di mana matahari keadilan berada hari ini
Apakah cahayanya hanya untuk para perampok
Dan bagi anak cucu pewaris adat budaya justru penindasan dan ketidakadilan
Sampai kapan harus sirna?

3.
Di Tanah Rencong ada duka lara dalam diam
bukan saja bencana alam menerjang ganas
merenggut nyawa dan kampung halaman
Namun…
energi dahsyat pengurasan kekayaan alam terus mengganas
lantaran ada kekuasaan, modal dan senjata
Maka rencong diacungkan menebas cahaya
keris dan senjata adat budaya diangkat
mengejar mentari agar menjawab
Mengapa di tanah ini terus bergelora bencana ketidakadilan
Apakah ini artinya kemerdekaan NKRI yang sudah 81 tahun ini
Sujud doa memohon pada Sang Kuasa
sepertinya sirna bersama angin badai
Pijar terik mentari berganti musim tak menjawab
Cahaya kebenaran dan keadilan laksana mimpi dan utopia
Haruskah membunuh mentari dan membantai purnama
agar tanpa cahaya dan hanya gulita?

4.
Generasi muda berbaris merobek wajah kota
seluruh negeri mahasiswa berdemo lantangkan suara
Bukan hanya menyambung lidah suara derita rakyat
Bukan hanya menuntut hak nasib bangsa
Bukan cuma menggugat korupsi dan program pembangunan
Tetapi…
generasi muda sadari lara derita
yang terus menggilas nasib keluarganya
Para pewaris negeri resah dan cemas akan masa depannya
Ke mana bangsa dan NKRI dibawa berlari
Jika hukum dipermainkan dan korupsi justru dibudayakan
Kapan cita-cita proklamasi dilaksanakan
jika pejabat koruptor, politisi busuk dan pebisnis tamak terus berkolusi dan berpesta pora
Anak-anak bangsa acungkan tangan mengejar mentari
agar segera turunkan pemimpin jujur dan bijaksana
Anak-anak negeri hentakkan kaki menagih Ibu Pertiwi
agar segera datangkan Ratu Adil
Apakah negeri ini harus carut marut dan gelap gulita
serta diterjang sapu jagat untuk bersihkan pengkhianat bangsa?