Hidup Bermakna Berlimpah Sukacita

“Kualitas hidup itu ditentukan oleh pikiran, sikap, dan perilaku kita untuk mengolah setiap peristiwa jadi bermakna.” -Mas Redjo
Apa pun yang terjadi dalam hidup ini, ketika kita mendahulukan dan mengutamakan kasih Yesus di atas segala-galanya sebagai jawaban dan solusinya, dijamin hidup kita berlimpah sukacita dan bahagia.
Ya, mengasihi Yesus secara radikal dan total itu yang harus dilakukan oleh para pengikut-Nya. Kita tidak perlu membalas perlakuan buruk, hinaan, kebencian, dan orang yang menyakiti itu dengan konfrontasi atau mendendam, tapi melalui jalan kasih seperti yang diteladankan oleh Guru Agung.
Masalah itu jadi rumit dan berat, ketika kita membalas perlakuan buruk orang lain, sehingga muncul konflik dan meninggalkan luka di hati kedua belah pihak.
Sebaliknya, dengan diam dan tidak membalas perlakuan buruk itu, kita belajar mengendalikan diri untuk bersikap tenang dan panjang sabar. Jika merasa tantangan itu berat, kita mohon pertolongan rahmat Allah sambil memandang Yesus yang bergantung di kayu salib. Sehingga hati kita dikuatkan dan teguhkan.
Ketika mendahulukan kasih Yesus, tapi hati terasa sakit itu sumbernya dari ego yang tidak mau menerima kenyataan. Kita harus ke luar dari kenyamanan, kesombongan, dan kelekatan dosa, karena dikasihi-Nya.
Sejatinya dengan mengedepankan kasih Yesus, segala luka jiwa kita disembuhkan. Dengan semangat berkorban kita ditempa untuk jadi pribadi yang tabah, sabar, dan rendah hati.
Dengan melalui jalan kasih Yesus, kita taat dan setia melaksanakan kehendak Allah.
“Terjadilah padaku menurut perkataan-Mu.”
Mas Redjo
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.