Ini Aku, Utuslah Aku!

“Tuhan bertanya, “Siapakah yang akan Kuutus?” Yesaya menjawab dengan penuh iman, “Ini aku, utuslah aku!”

Allah yang Maha Rahim, Engkau mengangkat pandangan kami dari kesibukan dunia menuju kemuliaan Surga. Seperti Nabi Yesaya, kami memandang Engkau bertakhta dalam kemuliaan, sementara para Malaikat tak henti-hentinya berseru, “Kudus, Kudus, Kuduslah Tuhan.”

Di hadapan kekudusan-Mu, kami menyadari, betapa kami lemah dan berdosa. Tapi Engkau tidak menolak kami. Engkau justru menyucikan, mengampuni, dan mengutus kami.

Ketika Engkau bertanya, “Siapakah yang akan Kuutus?” Yesaya menjawab dengan penuh iman, “Ini aku, utuslah aku!” Semoga jawaban itu juga jadi doa kami.

Dalam Injil, Yesus mengingatkan, bahwa murid itu tidak lebih dari Gurunya. Bila Yesus sendiri ditolak, difitnah, bahkan disalibkan, kami pun tidak perlu heran, bila kesetiaan kepada-Mu kadang membawa tantangan. Tapi berkali-kali Yesus berkata, “Jangan takut.”

Bapa, sering kali kami takut kehilangan kenyamanan, nama baik, pekerjaan, bahkan hidup kami sendiri. Tapi Yesus mengingatkan, bahwa tidak seekor burung pipit pun jatuh tanpa sepengetahuan-Mu. Bahkan rambut di kepala kami pun Engkau hitung satu per satu. Betapa berharganya kami di mata-Mu.

Ajarlah kami memiliki rasa takut yang kudus, yaitu takut kehilangan persatuan dengan-Mu, bukan takut kepada manusia. Biarlah hormat kepada-Mu mengalahkan segala ketakutan dunia.

Pada peringatan St. Benediktus, ajarlah kami untuk selalu mencari Engkau lebih dahulu. Semoga kami meneladan hidupnya yang dipenuhi doa, kerendahan hati, ketaatan, dan cinta akan Sabda-Mu. Di tengah dunia yang bising, ajarlah kami mendengarkan suara-Mu. Di tengah dunia yang gelisah, jadikanlah kami pembawa damai dan saksi kasih-Mu.

Utuslah kami untuk mewartakan kerahiman-Mu melalui perkataan, tindakan, kesabaran, pengampunan, dan kasih yang nyata, sehingga semakin banyak orang mengenal dan mengasihi Putra-Mu, Yesus Kristus.

“Ya, Tuhan, ini kami. Utuslah kami.
Demi Kristus Tuhan kami. Amin.”

HD
(Bapak Herman Dominic dari Paroki Annunciation Church, Arcadia, di Keuskupan Agung Los Angeles, IC-ADLA)