Pewartaan Kabar Gembira adalah Karya Roh Kudus, dan Bukan Karyamu

“Kita dipanggil untuk berpartisipasi dalam karya Roh Kudus untuk mewartakan Kabar Gembira kepada dunia. Keberhasilan tidak harus membuat kita membusungkan dada dan kegagalan tidak harus membuat kita tertunduk malu. Dalam segalanya, lakukanlah yang terbaik sesuai dengan kemampuan dan serahkanlah yang tidak mampu diselesaikan itu kepada Dia yang mengutus kita.”

Yesus tidak hanya mengutus kita untuk mewarta dan bersaksi, tapi Ia juga meyakinkan kita untuk tidak perlu gentar dan takut, bila banyak orang akan menghalangi, mengancam, menganiayai, dan bahkan membunuh kita, karena nama Yesus. Kata-Nya, “Dan kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku; tapi orang yang bertahan sampai kesudahannya akan selamat.”

Firman Tuhan memberikan beberapa keyakinan untuk kita, yakni:

  • 1) Iblis akan selalu menghadang usaha kita untuk mewartakan Injil kepada semua makhluk. Menghadapinya, jangan gentar dan takut, karena Tuhan adalah kekuatan kita;
  • 2) Para Martir telah membuktikan, bahwa penderitaan dan kematian adalah kesenangan dan kebahagiaan jiwa. Mereka percaya, bahwa barang siapa kehilangan nyawanya akan memperolehnya kelak;
  • 3) Andalkan Tuhan dan sadarlah, bahwa penanggung jawab utama kegiatan pewartaan adalah Roh Kudus. Kita semua dipanggil untuk berpartisipasi di dalam karya Roh Kudus. Kesadaran ini penting agar kita tidak sombong di kala berhasil dan tidak putus asa, bila ada kegagalan. Kerendahan hati adalah karakter yang memberi keseimbangan dalam rasa.

Akhirnya, tetap percaya, bahwa Tuhan selalu bersama, menyertai dalam suka maupun duka karya pelayanan kita.

Monsignor Inno Ngutra, Pr