Maunya Dimengerti

Memahami orang lain itu jauh lebih baik daripada menuntut dimengerti yang hanya menyuburkan ego. Saat fokus pada diri sendiri, empati ini mati, karena kita merasa jadi satu-satunya korban.

Faktanya, setiap orang mempunyai beban dan keterbatasan mental masing-masing. Mereka tidak berkewajiban, dan sering kali tidak mampu untuk selalu memprioritaskan atau memahami perasaan kita.

Sikap yang terbaik adalah kita berhenti menuntut dan mulai mendengarkan secara aktif (memahami). Sampaikan kebutuhan kita secara jujur dan tegas (asertif), tanpa memaksa orang lain berubah demi kita.

Berkah Dalem.
Jlitheng/Koko Miko