Mencintai Kebaikan agar Engkau Hidup

“Bila Anda mencintai kebaikan, maka ia akan memeluk mesra engkau, sehingga engkau hidup. Sebaliknya, jika engkau memeluk erat kejahatan, maka sesungguhnya ia akan membunuhmu dalam dekapannya.”

Dalam Kitab Amos, kita mendengar, “Carilah yang baik dan jangan yang jahat, supaya kamu hidup” (Am. 5: 14). Kematian, karena pelukan erat kejahatan dialami oleh dua orang yang kerasukan setan di daerah Gadara. Tapi kehidupan baru didapatkan kembali, ketika Yesus membebaskan ikatan pelukan si jahat pada tubuh dan jiwa mereka.

Bagaimana dengan kita?

Ketika kita melakukan kejahatan, marah, iri, dan dendam, maka sesungguhnya kita dipeluk erat oleh kejahatan yang makin lama kian menghimpit dan membunuh kita. Harus ada keberanian untuk ke luar dari pelukan erat si jahat dengan cara mendatangi Yesus dalam pertobatan dengan kesungguhan hati.

Berbaliklah kepada Yesus agar Anda hidup, jika kejahatan itu melingikatmu maka sesungguhnya engkau telah mati, walaupun masih bernafas.

Pilihan ada pada kita: Mau dibebaskan oleh Yesus sehingga jadi berkat bagi sesama ataukah tetap terikat pada kejahatan, sehingga orang-orang pun merasa takut memandangmu.

Monsignor Inno Ngutra, Pr