Yesus berkata kepadanya: “Aku akan datang menyembuhkannya” (Mat 8: 7).
Yesus berkata, “Aku akan datang dan menyembuhkannya.” Hal ini menunjukkan, bahwa Tuhan berkenan hadir secara langsung dalam hidup kita dan menolong setiap orang yang percaya kepada-Nya.
Perwira itu percaya segenap hati dan yakin sabda Yesus sanggup menyembuhkan hambanya, meskipun ia merasa dirinya tidak layak.
Kehidupan kita sering kali serupa. Sejak bangun tidur, bekerja sepanjang hari, mengurus keluarga, hingga menghadapi berbagai tanggung jawab yang menumpuk, kita kerap menginginkan pertolongan Tuhan datang dengan segera, tapi sesuai dengan cara dan kehendak kita sendiri.
Injil kembali mengingatkan kita, bahwa Yesus melihat hati yang sungguh-sungguh percaya. Ketika kita berhenti berpura-pura kuat dan percaya, bahwa Yesus senantiasa hadir menyertai, hati kita jadi lebih ringan dan lega. Dengan demikian, kita dimampukan untuk menjalani hidup. Walaupun tidak semua masalah langsung terselesaikan, kita tetap percaya, bahwa Yesus hadir untuk memberi kekuatan hari ini dan harapan baru bagi hari esok.
Terima kasih, Tuhan Yesus. Engkau selalu hadir dan tidak membiarkan kami berjuang sendirian.
Sr. M. Anastasia, P. Karm
Sabtu, 27 Juni 2026
Rat 2: 2.10-14.18-19 Mzm 74: 1-7.20-21; Mat 8: 5-17
Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
https://www.renunganpkarmcse.com

