“Setiap hidup memiliki panggilan dan tujuan terdalamnya tercapai, ketika hidup itu menunjuk kepada Yesus.”
Allah yang Maha Rahim,
Gereja bersukacita merayakan kelahiran Santo Yohanes Pembaptis, suara yang berseru di padang gurun, yang Engkau utus untuk mempersiapkan jalan bagi Putra-Mu.
Engkau mengingatkan kami akan satu kebenaran yang indah: sebelum kami mencari Engkau, terlebih dahulu Engkau mengenal, membentuk, dan memanggil kami.
Sebelum Yohanes mengucapkan sepatah kata pun, masuk ke padang gurun, dan menyerukan pertobatan, Engkau sudah menguduskannya untuk misinya.
Seperti yang dikatakan oleh Nabi Yesaya, Engkau memanggilnya sejak dari kandungan. Seperti Pemazmur menyatakan, Engkau menenunnya dengan ajaib dalam rahim Ibunya. Dalam Injil, melalui kelahirannya yang penuh mukjizat, Engkau menunjukkan, bahwa janji-Mu mulai digenapi.
Sejatinya yang tampak mustahil itu jadi mungkin. Kemandulan Elisabet berubah jadi kesuburan. Kebisuan Zakharia berubah jadi puji-pujian. Masa penantian itu berubah jadi masa penggenapan.
Anak itu diberi nama Yohanes, yang artinya “Allah berbelas kasih.” Bahkan namanya sendiri itu mewartakan pesan dari Surga:
Engkaulah Allah yang penuh rahmat, Maha Rahim, dan setia pada janji-Mu.
Bapa, misi Yohanes bukan untuk menarik orang kepada dirinya, melainkan untuk mengarahkan semua kepada Yesus. Ia jadi suara agar Sang Sabda dapat didengar.
Ia rela makin kecil supaya Kristus makin besar.
Ajarlah kami hidup seperti Yohanes.
Di dunia yang begitu bising dan penuh distraksi itu bantulah kami masuk ke padang gurun keheningan agar suara-Mu terdengar lebih jelas. Singkirkan kesombongan, kelekatan pada diri sendiri, dan segala sesuatu yang menghalangi kami mendengar-Mu.
Berilah kami keberanian untuk menyampaikan kebenaran dengan kasih, menyerukan pertobatan dengan kerendahan hati, dan jadi alat rekonsiliasi serta penyembuhan.
Tolong ingatkan kami, bahwa panggilan hidup kami telah berawal dalam hati-Mu jauh sebelum kami memahaminya. Hidup kami bukan kebetulan. Melainkan diciptakan dengan tujuan: mengenal-Mu, mengasihi-Mu, dan menolong orang lain berjumpa dengan Kristus.
Seperti Yohanes, semoga hidup kami pun mempersiapkan jalan bagi Yesus di hati banyak orang.
Semoga perkataan kami membawa harapan, kesaksian membangkitkan iman, dan kerendahan hati kami memancarkan kemuliaan-Mu.
Demi Kristus Tuhan kami. Amin.
HD
(Bapak Herman Dominic dari Paroki Annunciation Church, Arcadia, di Keuskupan Agung Los Angeles, IC-ADLA)

