Keteladanan Lebih Memikat Hati

Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK

“Keteladanan hidup itu ibaratnya seorang guru sejati.”
(Didaktika Hidup Sadar)

Pentingnya Keteladanan Hidup

Dunia berserta isinya sudah menyadari, bahwa betapa pentingnya aspek suri teladan hidup daripada sekadar ucapan atau pun kata-kata hampa. Mengapa justru demikian? Ya, karena bukankah aspek keteladanan itu justru lebih meyakinkan atau menarik hati manusia daripada sebuah khotbah?

Dalam konteks ini, orang-orang yang berbahasa Latin sudah memiliki adagium tersendiri, “verba movent, exempla trahunt,” kata-kata manusia dapat menggerakkan, tapi teladan itu justru lebih menarik hati. Demikian filsuf Yunani kuno.

Keteladanan yang Dapat Menggetarkan Hati

Seorang guru dari Amerika Serikat dikirim untuk jadi guru di Jepang. Kepadanya diinstruksikan, agar selama jadi guru, ia tidak boleh menggunakan kata-kata atau ajaran Kekristenan. Ia pun sungguh patuh pada instruksi penting itu.

Di tengah-tengah para murid dan masyarakat, ia tampilkan aspek teladan hidup yang terinspirasi dari spirit kekristenannya. Setelah beberapa tahun berguru, ternyata suri teladan hidupnya telah sangat berpengaruh bagi para muridnya. Apa yang kelak terjadi?

Empat puluh orang muridnya dengan diam-diam telah mengirimkan surat rahasia dalam sebatang kayu yang menginsyaratkan suatu perjanjian rahasia untuk melepaskan kepercayaan lama mereka. Dari jumlah itu, ternyata dua puluh lima orang akhirnya memasuki Sekolah Pelatihan Kristen di Kyoto yang bertujuan menyebarkan Sabda Tuhan sebagai Misionaris. Ketahuilah, bahwa semua perubahan itu terjadi justru, karena mereka sangat terpesona dan mengagumi keteladanan hidup dari Guru itu.

Seluruh gerak hidup dan keteladan baiknya, terekspresi lewat puisi berikut ini!

Puisi

Injil Hidup

Lewat seluruh
tindakan dan tuturan yang engkau ucapkan

Sebenarnya
engkau seolah-olah sedang menulis Injil
pasal demi pasal
di setiap hari

Dan
manusia pun kelak akan membacanya
entah itu benar atau pun salah

Dan saya pun
bertanya padamu!

“Apakah
Injil itu menurutmu?”
Tony Castle
(1500 Cerita Bermakna)

Kesaksian Hidup Sejati

Ternyata sungguh, betapa penting dan mendasarkan, jika Anda dapat menampilkan aspek keteladanan hidup di tengah sesamamu. Itulah yang dinamakan sebagai ‘kesaksian hidup.’ Karena pada prinsipnya, bahwa hal terpenting yang perlu Anda wariskan kepada sesama ialah aspek keteladanan hidup.

Lewat suri keteladan hidupmu, Anda telah mewartakan isi pengajaran agamamu, walaupun tanpa mengajarkan aspek teoritisnya.

Kesaksian Hidup yang Memikat Hati

Seperti yang terekpresi dari isi puisi itu bahwa lewat keteladan hidup yang baik, Anda laksana sedang menuliskan kembali isi Kitab Suci agamamu. Orang-orang di sekelilingmu akan terpesona kepadamu. Itulah sebabnya, mereka tertarik untuk mengikuti langkah dan jalan hidupmu.

Itulah yang dinamakan kesaksian iman!

Kediri, 3 November 2025