Lemah Lembut

| Red-Joss.com | Lemah lembut itu tidak identik dengan klemar-klemer, ngalah, mudah diprovokasi.

Raja Daud dikenal sebagai seorang gentleman. Pribadi yang lemah lembut. Yesus adalah kelemah-lembutan sempurna.

Ciri-ciri kelemah-lembutan adalah kuat, tidak lemah; aktif, tidak pasif; berani, tidak malu; terkendali, tidak berlebihan; sederhana, tidak pongah; dan berbudi, tidak kasar. Yang lemah lembut tidak mudah terprovokasi dan memprovokasi, sok, tetapi siap mengakui prestasi orang lain.

Kelemah-lembutan itu identik dengan kedewasaan rohani (1 Samuel 25: 18-28). Hanya orang dewasa rohanilah yang bisa lemah lembut. Lemah lembut bukan bicara tentang penampilan, tapi sikap hati seseorang.

Baik wanita maupun pria, kelemah-lembutan yang sejati dalam diri seseorang justru kelihatan bukan pada saat semua berjalan aman dan baik-baik saja, tapi justru pada masa-masa kritis dan terancam.

Contoh : Abigail, wanita yg dikenal bijak dan cantik. Dia mempunyai suami bernama Nabal yang sekalipun kaya namun kasar dan jahat (1 Samuel 25: 3). Suatu saat keputusan Daud sudah bulat akan menyingkirkan Nabal suami Abigail (1 Samuel 25: 21-22). Abigail muncul dalam situasi yang sangat kritis dan dengan kelemah-lembutannya dia menenangkan Daud (1 Samuel 25: 23-28).

Kelemah-lembutan Abigail merupakan gabungan dari keberanian, jiwa berkorban, kemurahan hati, kerendahan hati, kebijakan dan juga kecerdikan.

Kuyakin sikap lemah lembut ada dalam diri kita, sesuai kadar masing-masing. Kita mempunyai tujuan hidup yang jelas, dan berpegang teguh pada prinsip yang benar untuk ke sana.

Let’s be more gentle, day by day.

Salam sehat berlimpah berkat.

Jlitheng