Serpihan Jejak Musyafir – 83
Menenun Cinta karena Angin

Simply da Flores

Angin
Semaikan cinta dalam nafasku
Tuliskan kasih dalam darahku
aku datang dengan tangisan
karena dahaga kasih
karena lapar sayang

Angin
pertemukan sanubari jiwa
satukan hati nurani manusia
bisa menulis nalar pikiran
bisa melukis pilihan keputusan
lalu jadilah kata dan tindakan

Angin
hembuskan rindu rasa bersatu
tiupkan damba hasrat berpadu
dalam pesona ceria bahagia
dalam menerjang ombak samudera
Untuk menganyam makna cinta
Untuk menenun arti cita-cita

Angin
Bawa cintaku berkibar di angkasa
bersama kobar panji merah putih
agar aku jadi satria pewaris NKRI
dengan putih sanubari jiwa
dan merah darah mewarnai jiwa raga

Angin
ajarkan aku jadi patriot bangsa
telapak merawat debu tanah air negeriku
jemari menjaga ideologi Pancasila
lalu berkarya bhakti untuk bangsa
wujudkan cita proklamasi NKRI

Angin
jangan ajari aku korupsi kolusi nepotisme
jangan melatih aku menjadi pengkhianat bangsa dan penghancur negara
Jadikan aku berharkat martabat

Angin
Bawa kabar ke sana pada dia
Katakan aku cinta padanya
Dan
Bawa dia pada diriku
Aku menunggu bersatu
Arungi angkasa biru Nirmala
Meraih istana cahaya Surya
ciptakan harmoni damai bermakna
sebagai sesama saudara manusia
di tengah alam jagat semesta
Karena engkau angin
aku masih bisa bernafas
dan menulis sajak ini

Foto Ilustrasi: Istimewa