Kepada siapa? Para ‘single parent’ dalam perannya sebagai pribadi dan orangtua. “Pak, koq tidak ada program khusus untuk kami, para orangtua tunggal? Undangan hanya untuk pasutri. Nasib kami siapa yang perhatiin, ya?” tanya seorang warga yang lama sudah ditinggal suaminya pergi ke alam baka “Bu, sementara saya tanya ke Dewan, ini ada bahan rekoleksi pribadi,…
Penulis: Admin
Secercah Sajak Semesta – 47
Senandung Nafas Melodi Pagi
Simply da Flores Burung-burung bernyanyi merdudiiringi melodi embun memeluk dedaunandihiasi gemulai tarian sepoi anginMembelai kabut dan gerimisyang menutupi senyum mentari pagiPanorama hijau di pelataran taman proklamasi jiwa Masih terlihat jejak-jejak mimpiperlahan tinggalkan lagu langkah kakiYang terus aku dengarkan syahdudari relung desah nafasdan desir darah detak jantungWaktu tak tertahan berpacu melajumengubah segalanya jadi baruTidur dan mimpi…
Melihat yang Abadi
Pagi ini aku merenung di kamarku. Hening. Tanpa suara. Merasakan setiap tarikan nafasku. Aku melihat kedalaman hati. Bertemu dengan diriku. Kehangatan sinar matahari dari jendela membuat kamar makin nyaman dengan suhu udara 24C. Kadang terdengar suara orang lewat di bawah dengan bahasa yang berbeda-beda: Kantonis, Portugis, Mandarin, Tagalog, Thailand, Vietnam, dan Indonesia. Juga suara dari…
Hidup itu Perjuangan
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Vivere Militare Est”(Adagium Latin) Gratia Dei Orang-orang biasanya dengan sangat lantang berseru, bahwa sungguh, hidup ini adalah sebuah rahmat dan karunia dari Tuhan. Rahmat itu diberikan-Nya secara gratis alias cuma-cuma pula (gratia Dei). Sang arifin sempat pula berujar, bahwa hidup yang tidak diperjuangkan adalah sebuah keniscayaan, alias hidup yang disia-siakan.”…
Mental Pejuang
“Perubahan hidup itu harus dimulai dari pola pikir sendiri, jika kita ingin jadi pejuang yang tangguh dan pemenang kehidupan.” -Mas Redjo Fakta itu yang saya maknai pada hari Buruh. Ketimbang jadi buruh Tuan, lebih bijak saya jadi Bos diri sendiri. Sadar diri itu yang membuat saya batal untuk mudik ke kampung. Ketimbang saya menikmati pensiun…
Memaafkan yang Menyakiti
Salah satu tugas terberat sebagai saksi kerahiman adalah membalas sakit hati dengan memaafkan. Apa mungkin? Ya, mungkin saja. Memaafkan orang yang sudah menyakiti adalah bentuk pembalasan yang efektif, karena memaafkan dapat menghilangkan rasa sakit dan dendam dalam diri sendiri, serta membuka jalan untuk melanjutkan hidup baru dengan damai. Contoh. Kisah anak durhaka di pelajaran agama…
Diutus Untuk Menyampaikan Firman Allah
Yoh. 3 : 31 – 36“Kita dipanggil dan diutus untuk menyampaikan Firman Allah yang bertujuan untuk menguatkan, menghibur, dan menghantar pendengar kepada pengakuan, bahwa Allah sebagai Bapa, Anak sebagai Putra, dan Roh Kudus sebagai Penyelenggara kehidupan.” Tugas pewartaan ini tertulis dalam Injil hari ini: “Sebab siapa yang diutus Allah, Dialah yang menyampaikan firman Allah, karena…






